Unlimited Faxes, No Fees, Dedicated Phone Number
|
||||||||||||||||||||
|
~ Detail Berita ~ PERSIJAP KANTONGI NOTA PENGESAHAN PT Berita dikirimkan oleh admin pada tanggal 2008-12-01 07:05:30 Nota pengesahan PT Persijap telah disahkan oleh Departemen Hukum dan HAM. Dengan demikian, upaya manajemen Persijap untuk membentuk PT bisa dilaksnakan. Segala bentuk kontroversi, akan dirapatkan dalam rapat pengurus akhir pekan ini. ‘’Benar, nota pengesahan sudah kami kantongi. Kami tinggal mengadakan rapat pengurus untuk merumuskan pembentukan PT,’’ kata Wakil Sekretaris Tim, Nurjamil di Jepara, Rabu (26/11). Sementara itu sinyalemen yang ditunjukan Bupati Jepara Drs Hendro Martojo tentang tidak adanya dana APBD bagi Persijap (Persijap), perlu segera direspon oleh pengurus Persijap. Sebagai bentuk tanggung jawab dan kewajiban moral untuk tetap mempertahankan eksistensinya, semua anggota pengurus harus segera melakukan musyawarah untuk mempersiapkan kondisi tersebut. Pernyataan ini disampaikan oleh Aris Isnandar S, Ketua kelompok suporter Jetman (Jepara Tifosi Mania). Sinyalemen ini menurut Aris tetap ada benang merahnya dengan kebijakan PSSI yang akhirnya membentuk BLI (Badan Liga Indonesia). Untuk mempersiapkan hal ini, rencana pembentukan sebuah badan hukum harus segera dilakukan dengan memenuhi mekanisme yang ada. Dari sana semua pemikiran dirumuskan untuk diarahkan ke upaya untuk mempertahankan eksistensi Persijap Jepara, dengan tanpa APBD. ‘’Ini harus disikapi dengan serius jika memang semua pihak benar-benar menginginkan Persijap tetap eksis. Ini tanggung jawab pengurus dan semua elemennya. Tanpa APBD memang sebuah tantangan berat. Tapi semua harus dicoba lebih dulu,’’ ujarnya memberikan pernyataan. Dengan badan hukum yang dibentuk, Persijap akan bisa mencoba beberapa trobosan secara profesional. Tentu saja hal ini harus dilakukan secara serius. Badan hukum yang dimaksud juga harus sesuai dengan ketentuan yang dimaksudkan oleh BLI dan PSSI. Proses pembentukannya jelas harus melalui berbagai tahapan, termasuk diantaranya adalah melakukan perubahan AD/ART dari yang semula klub perserikatan menjadi klub profesional penuh. Sejak 2008 Salah seorang pengurus Persijap yang tidak mau disebutkan namanya, secara terpisah mendukung gagasan Aris Isnandar ini. Menurutnya, seharusnya sudah sejak awal Indonesia Super League 2008 lalu pola pengelolaan Persijap harus sudah tidak berbasis dari APBD. Namun pada kenyataannya, pola ketergantungan tersebut masih terus dilanjutkan oleh para pengelolanya. dis-jie (sumber:persijap.org) *-end-* [ Arsip Berita ]
|
|||||||||||||||||||
copyright © kharismansyah 2008 email : riris_kyani@yahoo.co.id phone : +62813 2858 4080 |
||||||||||||||||||||